Long Week End
May 21st, 2007 by pemudadesaPemerintah kayaknya segaja untuk membuat keputusan untuk meliburkan HARPITNAS alias hari kejepit nasional. Akibat dari itu, liburan menjadi lebih panjang dan afdol untuk bepergian yang jarak tempuhnya melebih 5 jam perjalanan darat atau minimal 1 jam untuk penerbangan.
Persiapan untuk liburan kali ini telah diributkan oleh banyak orang mungkin sjak sebulan yang lalu. Order tiket naik pesawat yang akhirnya menjadi “tiket pesawat naik”. Pinter2nya orang tiketing juga neh! giliran banyak orang butuh aja, harga tiket kelas Y aja udah jauh dari TUSLAH lebaran, huh!
Belum lagi order kamar hotel, gue dibikin kagak percaya dengan full booknya kamar hotel dari kelas melati sampe president room di bintang 5. wow!
Yang bikin menarik lagi neh! perjalanan darat pun juga menjadi lebih rame, PADAT MERAYAP kata reporter arus balik lebaran bilang. weleh-weleh-weleh untung aja si KOMO ndak lewat, bisa berabe tuh!
Untuk urusan yang satu ini, aku kasih applouse deh buat pemerintah… coba bayangin berapa duit tuh mengucur ke daerah! yang biasanya cuman ngendon aja di kota2 besar akhirnya nyebar juga ke antero jagat! Yang biasanya cuman males2an di depan TV sambil nunggu cucian kering, sekarang semangat bawa travel trus nyobain jadi backpacker sesuai panduan di Trans TV.
Ide pemerintah ini patut diacungi jempol. ternyata SBY gak mau kalah ama mak erot dalam hal memperpanjang sesuatu… terbukti dari kasus LAPINDO, BLBI, Kasus SEMANGGI sampe liburan aja dipanjang2in, hehehee
Aku sebagai korbannya ;), long week end ini juga aku bertiga dengan ABK menggunakannya untuk melancong ke Semarang yang katanya baru getol meng-kampanye-kan jargon barunya sebagai “SEMARANG PESONA ASIA” atau “THE BEAUTY of ASIA”
Sepanjang perjalanan aku genjot avanza dengan kecepatan sedang, maks 100 km/jam karena jalanan rame. Jalan macet di sekitar borobudur-magelang (kapan neh pak SBY ngelebarin ruas jalan ini!) dan padat merayap di seputar kopi EVA di tengah perkebunan coklat milik PTPN.
Di seputar ambarawa, para penumpang usul untuk lewat jalur alternatif dengan naik lewat gunung, katanya nanti ketemunya di daerah ungaran. Dasar anak muda!, ternyata di puncak bukit itu ada lokalisasi yang tertata rapi. kami sempat melambatkan mobil hingga 5 km/jam di sepanjang komplek itu, karena posisi siang hari, kami hanya melihat jemuran pakaian dinas mereka yang super mini dan branding neon box SUTRA di setiap pintu rumah. Pantas aja temen2 menyebutnya dengan bukit SUTRA….
Semarang sebagai last destination, the BEAUTY of ASIA! ternyata panasnya bukan main…. Nampak PKL mulai disikat habis. Jalanan yang biasanya banjir kena ROB sekarang mulai dinaikkan permukaannya walau belum selesai dan meninggalkan tumpukan kerikil yang berdebu sepanjang jalan arah Demak.
Selama 2 hari aku stay menjadi WISNU (wisatawan nusantara), akhirnya bisa menarik kesimpulan bahwa no more interes thing kecuali wisata kuliner. Om Bondan WInarno bener2 jitu menembak dunia ini… salut juga buat Trans tv (sisca jangan GR yah!)
liburan kali ini aku tutup dengan mampir ke bandungan untuk beli sayuran segar yang murah sesuai pesanan emak…
LONG WEEK END, the best solution untuk refresing dan buang duit!